KEGIATAN UTAMA

Pemberdayaan masyarakat khususnya di bidang Kesehatan ibu dan anak (KIA), Kesehatan Remaja, dan Pengembangan Anak Usia Dini, merupakan Kegiatan dan Program utama dari F2H. Kegiatan dan program tersebut di implementasikan ke dalam pelaksaan, layanan penelitian dan pengembangan program, yang dimulai dengan survey komunitas, penyusunan modul/materi, pelatihan, monitoring dan evaluasi untuk berbagai lembaga donor, pemerintah daerah dan sektor swasta.

FORTFOLIO

PROGRAM

F2H selalu konsisten melaksanakan dan mengembangankan program-program Pemberdayaan Masyarakat terutama dibidang:

  • PROGRAM KESEHATAN IBU DAN ANAK
  • PROGRAM PENGEMBANGAN ANAK USIA DINI
  • PROGRAM KESEHATAN REMAJA

PENELITIAN

Selain program, F2H juga melakukan berbagai kegiatan penelitian untuk menggali data, fakta, dan temuan dilapangan, yang mana hasil dari penelitian tersebut kami gunakan untuk memperbaiki dan terus mengembangkan Program F2H. Beberapa penelitian yang pernah F2H lakukan diantaranya:

  • Studi Dasar LENTERA – Lingkungan Terbaik untuk Anak; Wahana Visi Indonesia ADP Parigi-Moutong, Sulawesi Tengah (Juli-Oktober 2012)
  • Studi Kasus Model Pengembangan ECO Berbasis Komunitas vs. Berbasis Institusional (Temuan dari 4 Kabupaten): Kemitraan Analitik dan Pengembangan Kapasitas – Cambridge Education (September -Desember 2012)
  • Evaluasi 5 Proyek WVl mengenai Pendidikan, Mata Pencaharian, Gizi, Pemberdayaan Ekonomi Di Tempat Kerja (EE@W), dan Proyek Sponsorship di 4 kabupaten di Nusa Tenggara Timur; Wahana V1si Indonesia ADP Manggarai, Nusa Tenggara Timur (Maret-Juli 2013).
  • Evaluasi inisiatif baru program Bina Keluarga Balita (BKB) dan Kartu Kembang Anak (KKA); BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) (2012-2013).
  • Perumusan indeks pembangunan keluarga untuk RPJMN 2015-2019; BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) (Agustus-Desember 2014).
  • Evaluasi Sesi Kesehatan dan Gizi Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) Program Keluarga Harapan (PKH), sebagai bagian dari program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga miskin; TNP2K (Tim Nasional Percepatan Pengentasan Kemiskinan); 2015.
  • Studi Rekomendasi Masyarakat Sipil untuk Penguatan Puskesmas Kota Surakarta, Kota Mojokerto, dan Kabupaten Jeneponto; Program Representasi, USAID; 2015-2016.
  • Studi Ketersediaan & Pemanfaatan Buku KIA di Layanan Kesehatan dan Masyarakat; JICA; 2016.
  • Studi Longitudinal Pertumbuhan Anak Berdasarkan Praktek Menyusui, Analisis Sampel Feses dan ASI sebagai Penentu Praktek Menyusui; Departemen Gizi UNPAD; 2017-2018.
  • Studi Ketahanan Pangan, Potret Propinsi NTB dan NTT; SNV Netherlands Development Organization; 2017-2018.

PRODUKSI

1. PENGEMBANGAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA DAN PENDEKATAN KESEHATAN YANG TEPAT

  • Peralatan resusitasi untuk bayi (sungkup) – untuk membantu bidan dalam menangani asfiksia perinatal.
  • Sedotan Delee – untuk membantu bidan dalam membersihkan saluran pernapasan atas bayi baru lahir.
  • Mistar Tingi Badan (gambar Mistar) sebagai alat bantu peraga yang digunakan untuk menilai dan memantau status tinggi badan anak perempuan dan laki agar tidak termasuk stunting.
  • Kalender 1000 HPK adalah kalender yang memuat pesan-pesan penting yang berkaitan dengan asupan gizi yang harus dipenuhi selama masa periode kehamilan, menyusui dengan bayi dari umur 0 – 2 tahun. Bersamaan dengan pesan gizi dipaparkan juga usaha-usaha menstimulasi agar ibu dapat menjalani kehamilan dan masa menyusui secara optimal dan sehat, dan menstimulasi bayi agar bayi mampu dan siap untuk makan.

2. MODUL KOMUNIKASI – INFORMASI – EDUKASI:

Paket Modul Taman Posyandu/Adituka (Asuhan Dini Tumbuh Kembang Anak):

  • Modul Partisipasi Masyarakat. Modul Partisipasi Masyarakat adalah modul yang membahas tentang cara-cara bagaimana melibatkan dan memberdayakan masayakat.
  • Buku Panduan Kegiatan Anak Usia Dini. Buku ini sebagai panduan dan pegangan para kader/Pendidikan dalam memberikan kegiatan anak-anak di sekolah agar lebih terarah, bervariasi dan sesuai dengan usia anak,
  • Materi Kegiatan Anak Usia Dini: Usia 2 – 3 Tahun, usia 3 – 4 tahun, usia 4 – 5 tahun, dan usia 5 – 6 tahun. Modul ini sebagai pegangan fasilitator atau Guru PAUD, sebagai panduan kegiatan-kegiatan yang menunjukkan kemampuan perkembangan anak sesuai usianya.

Seri Pendidikan Keluarga, modul dan poster:

  • 1000 Hari Pertama Kehidupan. Modul ini sebagai pegangan fasilitator dalam menyampaikan pesan-pesannya kepada orang tua dalam pertemuan orang tua.
  • Perawatan dan Pengasuhan Anak Pra Sekolah. Modul ini sebagai pegangan fasilitator dalam menyampaikan pesan-pesannya kepada orang tua dalam pertemuan orang tua.

Modul Pengembangan Seri Pendidikan Keluarga:

  • Modul Konselor Keluarga. Pencegahan Stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan. Modul ini ditujukan bagi konselor desa untuk berperan serta mencegah stuting mellaui Konseling Pendidikan Keluarga 1000 HPK.

Label Pangan

  • Panduan Fasilitator Sebaya: Advokasi label Pangan dan Gizi Remaja. Merupakan modul yang digunakan oleh fasilitator remaja dalam melakukan fasilitasi pada peserta remaja.
  • Toolkit Advokasi: Label Pangan & Gizi Remaja. Modul ini digunakan oleh fasilitator sebaya sebagai bahan bahasan.

Paket Modul Interaksi Guru dan Anak, dan Orangtua dan Anak, adalah modul yang dimodifikasi dari modul Seri Pendidikan Keluarga:

Lima (5) modul ini ditujukan kepada Guru PAUD:

  • Modul 1: Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia Dini.
  • Modul 2: Interaksi antara Guru dan Anak dalam Pendidikan Anak Usia Dini.
  • Modul 3: Interaksi Guru dengan Orang tua.
  • Modul 4: Panduan Fasilitasi Kelas Orang tua.
  • Modul 5: Penyelenggaraan Pelatihan Guru.
  • Modul tambahan: Pesan dan Lembar Kerja.

Paket Modul Urban Futures:
Tiga (3) modul ditujukan sebagai pegangan fasilitator muda dalam memfasilitasi pelatihan:

  • Prinsip-prinsip Fasilitasi, yaitu materi keterampilan dasar yang harus dimiliki fasilitator.
  • Gizi dan Kesehatan Orang Muda, yaitu materi konteks pesan-pesan yang ditujukan kepada peserta pelatihan orang muda mengenai gizi dan kesehatan orang muda.
  • Gizi dan Pengelolaan Makanan Sehat bagi Keluarga, yaitu materi konteks pesan-pesan yang ditujukan kepada peserta pelatihan keluarga muda /ibu muda mengenai gizi dan Pengelolaan Makan Sehat bagi Kelurga.

Modul untuk pegangan peserta:

  • Pesan Penting untuk Orang Muda, diberikan kepada peserta pelatihan orang muda yang berisi pesan-pesan ringkas dan penting agar dapat mempraktikan di rumahnya.
  • Pesan Penting untuk Keluarga, diberikan kepada peserta pelatihan keluarga/ibu muda yang berisi pesan-pesan ringkas dan penting agar dapat mempraktikan di rumahnya.
  • Panduan Manajemen Pelatihan Gizi dan Kesehatan bagi Orang Muda dan Keluarga Muda: bertujuan membantu pihak penyelenggara dalam menyusuna dan mengelola setiap tahapan, agar proses pelatihan secara keseluruhan berjalan efektif dan optimal.